SENJATA

Penguatan Nilai Kerukunan Warnai Kegiatan Senjata Kemenag Jembrana

Kontributor: Humas

Jumat, 6 Maret 2026 08:51:42

Penguatan Nilai Kerukunan Warnai Kegiatan Senjata Kemenag Jembrana
Penguatan Nilai Kerukunan Warnai Kegiatan Senjata Kemenag Jembrana

Jembrana (kemenag) -- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jembrana kembali melaksanakan kegiatan SENJATA (Senin–Jumat Terima Arahan) pada Jumat (6/3/2026) yang diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan Kemenag Jembrana. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, kedisiplinan, serta menyampaikan berbagai arahan terkait pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Kasubbag TU Kemenag Jembrana menyampaikan himbauan kepada seluruh ASN agar berperan aktif sebagai agen kerukunan di tengah masyarakat. Hal ini penting dilakukan sebagai langkah antisipasi potensi gesekan sosial menjelang perayaan Hari Raya Nyepi yang waktunya berdekatan dengan persiapan Hari Raya Idul Fitri, termasuk kegiatan takbiran.



ASN Kementerian Agama diharapkan mampu menjadi teladan dalam menjaga keharmonisan dan memperkuat nilai-nilai toleransi antarumat beragama, sehingga suasana kondusif di tengah masyarakat tetap terjaga.

Selain itu, Kepala Seksi Pendidikan Islam juga diharapkan dapat menyampaikan himbauan tersebut kepada seluruh madrasah agar turut berperan dalam menjaga kerukunan serta memberikan edukasi kepada peserta didik mengenai pentingnya sikap toleransi dan saling menghormati antarumat beragama.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan penegasan kepada seluruh ASN untuk menolak segala bentuk gratifikasi yang berkaitan dengan perayaan hari raya keagamaan, baik dalam rangka Idul Fitri maupun Hari Raya Nyepi. Penolakan gratifikasi merupakan bagian dari komitmen ASN dalam menjaga integritas dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

Kegiatan SENJATA juga diisi dengan sesi diskusi dan penyampaian masukan dari para pegawai. Dalam diskusi tersebut, Ngurah Arsa menyampaikan adanya kendala yang dihadapi terkait proses perbaikan presensi pegawai. Sementara itu, Kasi Ura Hindu memberikan saran dan masukan terkait upaya peningkatan pelayanan di bidang kepegawaian agar dapat berjalan lebih optimal dan responsif.(fsm)*