Program BERKAH Kemenag Jembrana Bekali Anak Panti Asuhan Sanatana Dharma Keterampilan Membuat Sarana Upakara Bernilai Ekonomi
Rabu, 29 Juli 2026 11:41:32
Jembrana (Kemenag) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jembrana melalui Seksi Urusan Agama Hindu terus menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter sekaligus kemandirian generasi muda melalui program inovasi BERKAH (Berdayakan Ekonomi Rakyat Kreativitas Anak Hebat). Program ini secara rutin memberikan pendampingan kepada anak-anak di Panti Asuhan Sanatana Dharma sebagai upaya membekali mereka dengan keterampilan yang bermanfaat, baik dalam pelestarian nilai-nilai keagamaan maupun peningkatan kemampuan ekonomi.
Pendampingan yang dilaksanakan pada Rabu (29/7/2026) difokuskan pada pelatihan pembuatan Banten Soma Ribek, yaitu salah satu sarana upakara yang digunakan dalam rangkaian Hari Suci Soma Ribek yang diperingati setiap Soma Pon Sinta, atau dua hari sebelum Hari Suci Pagerwesi. Dalam kegiatan tersebut, anak-anak memperoleh bimbingan secara langsung mengenai tata cara pembuatan banten, mulai dari pemilihan bahan, teknik merangkai, hingga makna filosofis yang terkandung di dalamnya.
Program BERKAH tidak hanya bertujuan melestarikan tradisi dan nilai-nilai keagamaan Hindu, tetapi juga menumbuhkan kreativitas serta jiwa kewirausahaan pada anak-anak panti asuhan. Melalui keterampilan membuat berbagai sarana upakara, mereka diharapkan memiliki bekal yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha di masa mendatang sehingga mampu meningkatkan kemandirian ekonomi.
Sebelumnya, anak-anak Panti Asuhan Sanatana Dharma juga telah mengikuti berbagai pelatihan pembuatan sarana upakara lainnya, seperti Banten Saraswati, Tumpek, Pangresikan, serta berbagai perlengkapan upacara keagamaan lainnya. Pelaksanaan kegiatan secara berkesinambungan ini diharapkan mampu memperkaya pengetahuan, meningkatkan keterampilan, sekaligus memperkuat kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya dan tradisi keagamaan.
Melalui inovasi BERKAH, Kementerian Agama Kabupaten Jembrana terus menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain memperkuat pemahaman nilai-nilai keagamaan, program ini juga menjadi wujud kepedulian Kementerian Agama dalam menciptakan generasi yang religius, kreatif, mandiri, serta memiliki keterampilan hidup yang dapat memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan mereka di masa depan.