SENJATA

Kemenag Jembrana Gelar Program Inovasi SENJATA Secara Daring

Kontributor: Humas

Jumat, 14 November 2025 08:40:00

Kemenag Jembrana Gelar Program Inovasi SENJATA Secara Daring
Kemenag Jembrana Gelar Program Inovasi SENJATA Secara Daring

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jembrana kembali melaksanakan program inovasi SENJATA (Senin–Jumat Terima Arahan) secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (14/11). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai Kemenag Jembrana sebagai bagian dari penguatan koordinasi dan peningkatan kualitas layanan. Program rutin ini menjadi ruang komunikasi strategis bagi pimpinan dan pegawai untuk menyelaraskan langkah-langkah pelaksanaan tugas.

Agenda SENJATA dipimpin langsung oleh Kakankemenag Jembrana, I Gusti Komang Budi Santika, didampingi Kasubbag TU, Patahul Bari. Dalam arahannya, pimpinan menekankan pentingnya konsistensi layanan publik dan kedisiplinan ASN. Kehadiran seluruh pegawai dalam forum ini menunjukkan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kinerja organisasi.

Pada sesi pemaparan hari ini, Kasi Penda Hindu, I Made Darmawijaya, menyampaikan materi mengenai peningkatan layanan pada bidang Pendidikan Hindu. Ia menekankan perlunya penyempurnaan proses administrasi agar layanan kepada masyarakat semakin cepat dan tepat. Materi ini menjadi perhatian bersama mengingat besarnya peran Penda Hindu dalam pelayanan keagamaan di Jembrana.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor juga menyampaikan beberapa poin penting, di antaranya penyempurnaan nomenklatur intensif/TPG menjadi guru non-ASN pada yayasan, peluang Pasraman formal untuk memperoleh BOP, serta pentingnya validitas data guru. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan ketertiban administrasi dan dukungan terhadap lembaga pendidikan keagamaan.

Menutup arahannya, Kakankemenag menyampaikan rencana perayaan Hari Guru Nasional yang tetap dilaksanakan dalam bentuk apel dengan melibatkan para guru sebagai perangkat upacara. Ia juga menegaskan adanya audit BPKP di madrasah terkait sarpras dan pembelajaran. Selain itu, Jembrana menjadi salah satu kabupaten terpilih dalam program pendidikan antikorupsi KPK, yang akan diberikan kepada tokoh agama pada 27 November 2025 sebagai bagian dari implementasi Trisula KPK.